Kebijaksanaan Ayah

Ayah dan Anak

Ayah dan Anak. Image: talkingwalnut

“Ada Anak Bertanya Pada Ayahnya”

Anak: “Ayah, ayah temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya sampai kenyang, maksudnya supaya nyamuk itu tidak akan menggigit anaknya. Apakah ayah akan melakukan hal yang sama?”

Ayah: “Tidak, Nak…tetapi ayah akan mengusir nyamuk sepanjang malam supaya tidak menggigit siapapun!”

Anak: “Oya ayah, aku pernah membaca cerita tentang seorang Ayah yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan sampai kenyang. Apakah ayah akan melakukan hal yang sama?”

Ayah: “Tidak, Nak.. Ayah akan bekerja sekuat tenaga supaya kita semua bisa makan dengan kenyang dan kamu tidak harus sulit menelan makanan karena merasa tidak tega melihat ayahmu sedang menahan lapar!”

Sang Anakpun tersenyum bangga mendengar apa yang dikatakan ayahnya…

Anak: “Kalau begitu, aku boleh selalu menyandarkan diriku kepada ayah, ya?”

Sambil memeluk anak itu….

Ayah: “Tidak, Nak…ayah akan mengajarimu berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, supaya engkau tidak harus jatuh tersungkur ketika suatu saat ayah harus pergi meninggalkanmu. Tentunya dengan izin Tuhan. Karna sebaik-baiknya sandaran bukanlah Ayah, tapi Tuhan kita. Maka mulai mendekatlah kepada Tuhan kita.”

Bukanlah ayah mengabaikan kita, sesungguhnya bagaimana beliau ingin anaknya kelak berdiri tegak diatas kaki nya sendiri …

Bagikan ke: facebook twitter gplus