Mati

Aku ingin sembunyi.
Setidaknya agar luka ini tak bertambah membusuk.

Aku ingin pergi.
Berharap rasa sakit itu hilang bersama setiap langkah.

Aku lelah. Tinggal hanya membuat luka baru tanpa menutup luka lama. Lama-lama dibiarkan, aku bisa saja mati.
Tetapi kenangan ini menahanku. Mengikat tubuhku, membuat aku jalan di tempat. Memaksaku tinggal, membuat aku jatuh tersungkur pada setiap langkah yang aku coba ambil.

Aku diam.
Aku bukan lagi tempatmu kembali.
Aku bukan lagi rumahmu.
Waktu mengubah semuanya. Jarak menggelapkan segalanya.

Aku mati.
Belum.
Nyaris saja.

Aku belum mati.
Lantas apa yang mati?
Hubungan kita.

Depok, 17 Oktober 2012
By: Della Nurannissah

Bagikan ke: facebook twitter gplus